Mission Accomplished

"Saudara Marselinus Krishna, kami dari tim dosen memutuskan bahwa anda tidak perlu melakukan ujian ulang..bla..bla...bla..selamat karena anda telah menempuh seluruh studi anda dengan puncaknya adalah ujian saat ini." Kata-kata emas tersebut seakan membuat tempurung kura-kura yang selama ini saya bawa terlepas begitu saja. Beban yang selama ini saya bawa terasa begitu ringan ketika kalimat tersebut meluncur dari tim penguji. Kalimat tersebut sepertinya merupakan sebuah kalimat ajaib yang ditunggu-tunggu oleh semua saja mahasiswa yang sedang berusaha menyelesaikan studinya. Setidaknya dengan saya mengikuti pendadaran saya menjadi tahu misteri dibalik senyum para teman-teman saya sehabis mengikuti pendadaran. Dan saya juga menjadi tahu salah satu bagian yang saya kejar selama hampir 6 tahun kuliah ini adalah munculnya kalimat ini, sebuah kalimat pengakuan.
Saya kemudian menjadi berpikir bahwa "pengakuan" adalah sebuah hal mendasar yang dibutuhkan oleh semua manusia di bumi. Sebagai contoh, kenapa semua orang harus memakai baju jika kemana-mana?tentu saja agar orang tersebut tidak dianggap orang gila. Tentu saja contoh ini hanya sebuah lelucon, tapi jika dipikir lebih jauh bisa jadi ada benarnya. Dalam konsep negara misalnya, bagaimana jika ketika sebuah negara tidak mendapat pengakuan dari negara lain?maka negara tersebut dianggap tidak ada. Hal ini jugalah yang diperjuangkan oleh negara Indonesia selama 350 tahun dijajah Belanda dan 3.5 tahun dijajah Jepang. Negara ini ingin mendapat pengakuan dari bangsa lain negara ini merupakan sebuah negara yang kuat yang merdeka dan dapat berdiri dengan kaki sendiri. Pengakuan dari orang lain menjadi sebuah simbol eksistensi diri dalam kehidupan.

Dunia Maya yang Hampa

Sudah sejak SMA saya mulai mengenal apa yang disebut situs jejaring sosial. Saat itu salah satu jejaring sosial yang sedang marak adalah circles99 yang memungkinkan para pengguna internet membuat grup-grup untuk komunitasnya. Namun belum sampai saya menyelesaikan studi saya di SMA situs tersebut sudah tidak begitu terkenal karena digosipkan para pengguna harus membayar jika ingin menggunakan jasa situs tersebut. Tidak perlu lama-lama untuk mencari pengganti situs tersebut, Friendster kemudian muncul dan menjadi trend di kalangan remaja. Situs jejaring sosial ini menyediakan fitur-fitur yang lebih lengkap daripada situs jejaring sosial yang sebelumnya. Situs ini memungkinkan para pengguna internet untuk berinteraksi satu sama lain layaknya kita bertatap muka. Semakin kesini situs jejaring sosial semakin menjamur beberapa diantaranya seperti Facebook, Myspace, Plurk, Twitter, Foursquare, dan lain sebagainya.

Namun sebenarnya apa sejatinya arti dari situs jejaring sosial itu sendiri. Dalam situs wikipedia jejaring sosial didefinisikan sebagai struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll. Membingungkan? Oke akan coba saya jelaskan dengan analogi sederhana jejaring diambil dari kata jaring. Pernahkan anda melihat jaring laba-laba atau net yang digunakan untuk menjaring ikan? Nah sistem dalam membuat jaring itulah yang digunakan dalam situs-situs jejaring sosial. Mengaitkan satu tali dengan tali yang lain dan tali itu adalah kita sendiri.

Lalu sebenarnya apakah esensi dari situs jejaring sosial itu sendiri? Menurut saya situs jejaring sosial merupakan salah satu media yang memudahkan orang untuk menemukan relasi karena mereka terbatas oleh jarak dan waktu. Misalnya untuk menemukan teman-teman masa kecil. Akan sangat susah bagi mereka jika ingin menemukan teman masa kecil mereka dengan cara menelusuri secara langsung dimana mereka berada. Dan disinilah fungsi jejaring sosial tersebut. Situs jejaring sosial menjadi sebuah buku tahunan sekolah seluruh dunia dimana semua orang bisa menemukan informasi mengenai relasi mereka secara cepat. Namun perkembangan situs jejaring sosial tidak hanya sampai situ saja. Beberapa memberi satu tema untuk situs jejaring sosialnya. Misalnya berdasarkan hobi bermusik, situs Myspace memberi keleluasaan antar sesama musisi untuk bisa saling berkorespondensi agar karyanya bisa didengar di negara lain. Sehingga selain menemukan relasi situs jejaring sosial bisa menjadi salah satu alat promosi yang bagus bagi para musisi tersebut.

Lalu kenapa saya bahas masalah situs jejaring sosial ini? Karena saya merasa ada fungsi yang berubah di dalam sistem ini. Situs jejaring sosial yang awalnya menjadi alat berubah menjadi "dunia". Dunia yang saya maksud adalah seolah-olah orang tenggelam dalam situs tersebut sehingga rela berjam-jam didepan layar komputer untuk sekedar berinteraksi dengan teman lain yang sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus lewat situs tersebut. Saya sendiri pernah melihat sebuah peristiwa unik terhadap situs-situ jejaring sosial. Pernah ketika saya makan siang disebuah warung yang mempunyai fasilitas hotspot, melihat dua orang remaja yang baru saja datang. Ketika mulai duduk keduanya mulai mengeluarkan laptop dan sama-sama membuka situs Facebook. Dalam hati saya berpikir "apakah mereka juga mengobrol melalui Facebook?". Inilah yang ingin saya sampaikan bahwa beberapa esensi kemanusiaan terkadang terkikis oleh teknologi contohnya lewat dunia maya.

Tulisan saya ini bukan bermaksud untuk mendiskreditkan orang-orang yang gemar bermain dengan situs jejaring sosial. Saya juga salah satu pengguna situs jejaring sosial, bahkan saya hampir mempunyai beberapa account yang saya di situs yang saya sebutkan di atas. Yang ingin saya katakan disini adalah gunakan semuanya dengan bijak. Saya menganggap dunia maya ini adalah dunia hampa, tidak ada yang nyata di dunia maya ini. Jadi gunakan saja untuk bersenang-senang. Gunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat dari media yang lain. Gunakanlah untuk berkorespondensi dengan teman jauh, atau gunakanlah sebagai sarana berpromosi yang gratis untuk usaha anda. Saya yakin akan lebih menarik jika kita bertemu langsung teman kita, daripada hanya melihat teks.

cheers,


This Time for Africa


Tsamina Mina

Zangalewa

Cuz this is Africa

Tsamina mina eh eh

Waka Waka eh eh

Tsamina mina zangalewa

Anawa aa

This time for Africa

Kata-kata di atas merupakan salah satu petikan lirik dari theme song World Cup 2010 Afrika Selatan. Saya sendiri tidak begitu mengerti apa arti lirik tersebut, namun pembuatan theme song dengan memasukan bahasa Afrika dalam lagu tersebut membuat piala dunia kali ini lebih terasa nuansa afrika-nya. Penyelenggaraan piala dunia kali ini juga menjadi sebuah momen bersejarah bagi benua Afrika karena untuk pertama kalinya negara Afrika Selatan dipercaya untuk menyelenggarakan even bergengsi empat tahunan ini. Dan buat saya sendiri piala dunia adalah sebuah even yang tidak boleh dilewatkan sama sekali, meskipun hanya bisa menonton lewat layar kaca

Banyak hal yang unik selama penyelenggaraan piala dunia ini. Pertama adalah bunyi-bunyian yang menyerupai lebah selama permainan berlangsung. Bunyi tersebut adalah bunyi terompet yang bernama vuvuzela. Vuvuzela menjadi sebuah keunikan tersendiri selama pertandingan berlangsung. Bahkan vuvuzela sempat menuai kritikan akibat suaranya yang memekakan telinga. Menurut berita vuvuzela disinyalir bisa membuat orang kehilangan pendengaran secara permanen jika tidak menggunakan pelindung telinga. Ada juga sebuah artikel yang menyatakan bahwa vuvuzela juga bisa menyebabkan merebaknya virus flu burung sebagai akibat penggunaannya yang dilakukan secara bergantian dari mulut ke mulut. Apapun itu yang pasti vuvuzela memberi kemeriahan tersendiri di piala dunia kali ini.

Hal menarik lain adalah bola Jabulani yang juga banyak menuai kritik. Setiap penyelenggaraan piala dunia pasti selalu ada disain bola baru yang digunakan khusus untuk piala dunia. Adidas menjadi langganan utama pembuat disain bola ini. Nama Jabulani diambil dari bahasa Zulu yang berarti merayakan. Jabulani diklaim sebagi bola yang dibuat dengan tekhnologi tinggi dan menjadi bola paling bulat yang pernah dibuat. Namun kritik banyak dilontarkan terhadap bola ini karena bagi kiper arah bola ini sering tak terduga dan bagi striker bola ini sangat susah untuk dikontrol dan ditendang di udara. Setidaknya kiper Inggris, Robert Green pernah merasakan betapa nakalnya bola ini. Paling tidak untuk piala dunia ini para pemain punya kambing hitam jika bermain tidak bagus.

Masih banyak hal unik lainnya yang ada selama perayaan piala dunia ini mulai dari munculnya negara-negara kecil sebagai tim kuda hitam, penggunaan dukun agar Afrika Selatan bisa lolos ke babak selanjutnya, demo dari pekerja stadion yang upahnya belum dibayar, dan masih banyak yang lain. Lepas dari itu saya kemudian berandai-andai. Jika Afrika yang notabene mempunyai masalah politik dan ekonomi tidak stabil bisa menyelenggarakan even terbesar sepak bola dan menempatkan tim-timnya sebagai tim yang patut diperhitungkan lalu apakah Indonesia tidak bisa melakukannya. Apa yang kurang dari negara ini?hampir punya 200 juta penduduk, kompetisi yang cukup panas, san suporter fanatik. Kenapa sepak bola nasional kita justru mengalami penurunan kualitas. Bagaimana dengan sejarah kita yang menjadi negara Asia pertama yang ikut piala dunia pada tahun 1938 (meskipun dengan nama Hindia Belanda). Saya cuma bisa berharap proses pembinaan sepak bola Indonesia bisa berjalan solid dan akhirnya bisa kembali meraih kejayaan seperti saat dahulu kala. Viva sepak bola Indonesia!

My New Delay Effect



Sudah sekian lama, semenjak KORG AX 1500 saya dijual, si squire kesepian di beberapa kali kesempatan manggung. Suaranya pun menjadi garing dan seakan tak bersemangat. Pernah saya coba meminjam beberapa efek gitar untuk dipasangkan sama si squire tapi semua selalu ga berjalan mulus. Tampaknya memang dia kehilangan pasangan hatinya. Hidup tak mau mati tak hendak.

Namun sekarang dia boleh ceria karena saya membeli efek baru. Dan rasa-rasanya efek ini bisa menjadi pasangan hidupnya dikemudian hari. Saya merogoh kocek yang cukup banyak untuk membeli efek ini. Efek yang saya maksud adalah sebuah efek delay stompbox keluaran BOSS yang berseri DD-20 alias Giga Delay. Dari namanya saja saya membayangkan bahwa efek ini akan menimbulkan efek delay sepanjang akhir hayat.

Sebenarnya saya sudah lama tertarik dengan efek ini. Pertama kali mendapatkan info dari salah satu teman saya bernama si Ito (anggisluka). Beliau memberi saya sebuah foto melalui YM dan bilang bahwa ini adalah efek yang dahsyat. Kemudian saya browsing lewat youtube tentang efek jenis ini. Setelah melihat harganya membuat saya pikir-pikir untuk membelinya. Harga DD-20 bisa digunakan untuk membeli satu unit multi efek semacam Korg AX-1500. Dan setelah menunggu hampir 2 tahun akhirnya saya berhasil juga membelinya (hell yeah..!!) melalu salah satu teman saya si Shinchan dengan mendapat sedikit potongan harga.

Semoga si Giga Delay bisa menjadi pasangan hati si Squire yang sedang kesepian. Sebenarnya setelah seminggu saya membeli efek ini saya belum berhasil mencobanya dikarenakan senar si Squire belum diganti dan saya tidak ada ampli untuk mencobanya hehe.

Twin Numbers

Ya, saya sering melihat angka tersebut dibeberapa kesempatan waktu. Terutama saat malam hari. Fenomena angka kembar ini selalu muncul ketika saya melihat jam digital saya. Beruntunglah saya menggunakan jam digital sehingga saya bisa mendapatkan fenomena ini secara langsung. Angka yang sering muncul dihadapan saya biasanya 22:22 dan sangat sering terjadi dalam beberapa waktu. Saya sendiri tidak mengerti apakah ini sebuah kebetulan ataukah ada sebuah pesan dibalik angka tersebut.

Kemudian saya iseng mencari beberapa arti ketika melihat angka kembar. Beberapa forum supranatural melihat bahwa orang yang sering dan bisa melihat fenomena seperti ini cenderung mempunyai kekuatan pikiran yang cukup bagus. Dan kalau saya ga salah ingat orang-orang seperti ini bisa mengendalikan mimpi. Menurut pengalaman saya sendiri sih kejadian seperti ini hanya berlalu begitu saja. Tidak ada tanda-tanda atau sebuah kemampuan yang saya rasakan ada dalam diri saya. Sempat saya berbincang dengan teman saya mengenai fenomena ini dan dia mengatakan bahwa hal ini merupakan fenomena yang sebenarnya membawa pesan di dalamnya. Sebagian besar orang dianugerahi kemampuan untuk melihat fenomena-fenomena semacam ini hanya saja mereka kurang mengoptimalkan dan kurang peka terhadap apa yang mereka miliki.

A New Look!

Hey there! sudah sekian lama saya tidak aktif mengisi blog ini. Banyak hal yang terlewatkan yang ingin saya masukan ke dalam blog ini tapi karena beberapa kesibukan dan aktifitas saya dalam mengejar deadline skripsi membuat hal-hal tersebut terlewatkan. Alangkah baiknya mulai dari sekarang anda merekam semua hal yang sudah anda jalani selama hidup dalam bentuk apa saja. Hal itu bisa menjadi sebuah memorabilia istimewa untuk hidup anda. Yep perjalanan baru blog ini akan dimulai dengan sebuah tampilan baru. Meskipun hanya free template tapi desainnya cukup mengesankan bagi saya. Simple, fresh dan tidak terlalu old fashion. Well mate! have you buy the ticket to entering this my precious memorabilia?

Celengan Katak



Semua orang pasti tak asing dengan gambar diatas. Ketika saya kecil saya sering melihat setiap anak mempunyai hal semacam ini untuk menabung sisa uang jajanya. Kala itu eksistensi bank swasta masih bisa di hitung dengan jari. Celengan semacam ini semakin lama juga semakin tenggelam ditengah kepungan beberapa bank yang memberikan pelayanan yang lebih instant dan jauh lebih modern. Orang kini bisa dengan mudah menggunakan uangnya yang berada dalam tabungan dengan menggunakan atm atau transaksi pembelajaan langsung dengan kartu debit. Ini berbeda ketika saya dulu ingin membeli mainan saya harus mempelajari caranya bersabar agar dapat mendapatkan mainan tersebut.

Kemudian beberapa hari yang lalu saya melihat seorang bapak tua yang menggelar dagangannya yang berupa celengan tanah liat ini disekitar jalan affandi (gejayan) tepatnya di depan bank Mandiri. Saya sendiri tidak tahu motif dari bapak tersebut mengambil tempat berjualan di depan bank. Apa beliau bermaksud protes terhadap kemajuan jaman khususnya masalah perbankan, atau bisa juga beliau mencoba menyaingi eksistensi dari bank Mandiri tersebut dengan menjual produk tradisionalnya. Saya sendiri sudah sangat sering melihat beliau berjualan di tempat itu. Saya juga pernah berjanji jikalau suatu saat nanti saya punya penghasilan sendiri saya akan "menglarisi" bapak tua tersebut. Pernah juga saya berpikir berapa untung yang didapat oleh bapak tua tersebut setiap hari mengingat barangnya adalah sebuah barang yang tidak "trend" lagi. Saya juga menyadari gigihnya perjuangan bapak tua itu dalam menjual barangnya ketika sekitar jam 11 malam saya melewati jalan tersebut dan beliau masih berjualan.

Namun janji ini ternyata tidak bisa terwujud secara cepat. Setelah sekitar 8 bulan saya bekerja baru kemarin malam saya membeli celengan dari bapak tua tersebut. Itupun juga tidak disengaja karena memang berencana mengambil atm. Saya pikir harga dari celengan itu mencapai 30-40 ribu per buah namun ternyata celengan tersebut dihargai hanya 15 ribu rupiah. Mau dapat untung berapa bapak itu dalam sehari?bayangkan dia setiap hari membawa daganganya yang berat itu menggunakan sepeda. Kemudian saya membeli produk celengan yang berbentuk katak. Dan duit saya pun pas 20 ribu ada di kantong (tadi di atm ambil duit titipan pacar :D). Ya semoga saja duit 15 ribu ini berguna untuk bapak tua itu dan keluarganya dan saya mendapat pelajaran hidup dari semangat bapak tua itu untuk berjualan. Jangan pernah patah semangat untuk hidup! (sayang tidak saya tidak ada kesempatan untuk ngobrol dengan beliau)

FYI: kalau ada yang mau menglarisi dagangan bapak ini beliau biasa berjualan di depan bank Mandiri Gejayan. Tapi tidak selalu ada disana.

top